1Pendahuluan
ACSC mengembangkan budaya menulis, membaca, dan berpikir kreatif di kalangan pelajar Indonesia. Pedoman ini menjadi acuan seleksi, penyuntingan, kurasi, dan publikasi karya.
2Prinsip Editorial
Editor tidak boleh mendiskriminasi berdasarkan suku, agama, ras, jenis kelamin, ekonomi, sekolah, atau pandangan pribadi.
3Jenis Karya yang Diterima
Cerita bergambar, dongeng, puisi anak, pengalaman pribadi, dan komik sederhana.
Cerpen, puisi, artikel, resensi buku, dan esai ringan.
Cerpen, novel berseri, esai, artikel ilmiah populer, komik digital, skenario, feature, dan opini.
4Standar Penilaian
Keaslian
Karya merupakan hasil sendiri, bebas plagiarisme, dan tidak melanggar hak cipta.
Kesesuaian Tema dan Struktur
Kategori tepat serta judul, pembukaan, alur, paragraf, dan penutup tersusun baik.
Bahasa dan Kreativitas
Ejaan, tanda baca, tata bahasa, keterbacaan, ide, sudut pandang, imajinasi, dan penyajian dinilai secara proporsional.
Nilai Edukatif
Karya diutamakan jika membangun karakter, inspiratif, memperluas wawasan, menumbuhkan empati, dan menghargai keberagaman.
5Rubrik Penilaian
6Tahapan Kurasi
- Pengiriman karya.
- Pemeriksaan administrasi.
- Pemeriksaan plagiarisme.
- Pemeriksaan Pedoman Komunitas.
- Penilaian editorial.
- Penyuntingan teknis.
- Persetujuan editor.
- Publikasi.
7Pemeriksaan Plagiarisme
Karya dapat diperiksa dengan perangkat pendeteksi kemiripan dan penilaian manual. Indikasi plagiarisme menyebabkan karya tidak dipublikasikan dan dapat dikenai sanksi. Kutipan bersumber jelas tidak dianggap plagiarisme.
8Penyuntingan
Editor dapat memperbaiki ejaan, tanda baca, kapitalisasi, tata letak, paragraf, dan konsistensi istilah. Perubahan isi, alur, karakter, atau pesan utama wajib dikonsultasikan dengan penulis.
9Penolakan Karya
Karya dapat ditolak karena plagiarisme, pelanggaran hukum atau pedoman, pornografi, kebencian, kekerasan, data pribadi tanpa izin, salah kategori, atau belum memenuhi kualitas minimum. Alasan disampaikan dengan santun.
10Publikasi
Karya layak dipublikasikan dengan nama atau nama pena, jenjang, sekolah jika disetujui, tanggal publikasi, kategori, serta badge yang diperoleh.
11Karya Pilihan Editor
Editor dapat menetapkan Pilihan Editor, Karya Inspiratif, Cerita Terpopuler, Puisi Pilihan, Penulis Minggu Ini, atau Penulis Bulan Ini berdasarkan kualitas, bukan popularitas semata.
12Revisi oleh Penulis
Revisi dapat diminta untuk kesalahan fakta, struktur, bahasa, atau potensi pelanggaran. Revisi meningkatkan kualitas tanpa menghilangkan gaya khas penulis.
13Konflik Kepentingan
Editor dilarang memberi perlakuan istimewa, menerima imbalan, atau memanfaatkan naskah untuk kepentingan pribadi. Editor harus mengundurkan diri jika terdapat konflik kepentingan.
14Kerahasiaan
Naskah dalam proses editorial bersifat rahasia. Editor dilarang menyebarkan naskah, membagikan file kepada pihak tidak berwenang, atau menggunakan ide penulis tanpa izin.
15Hak Penulis
Penulis berhak diperlakukan adil, mengetahui status naskah, menerima masukan membangun, melakukan revisi, dan mengajukan keberatan melalui mekanisme yang tersedia.
16Pengembangan Kapasitas Editor
Editor didorong mengikuti pelatihan penyuntingan, literasi digital, etika penerbitan, hak cipta dan kekayaan intelektual, serta perlindungan anak di ruang digital.
17Penggunaan Foto, Gambar, dan Ilustrasi
Sumber yang Diperbolehkan
Visual harus merupakan dokumentasi pribadi, digunakan atas izin pemiliknya, berasal dari penyedia gambar dengan lisensi yang sesuai, atau dibuat menggunakan teknologi AI secara etis. Sumber yang dapat digunakan antara lain Unsplash, Pexels, Pixabay, Freepik, Wikimedia Commons, dan Openverse. Gambar yang ditemukan melalui Google, media sosial, atau portal berita tidak otomatis bebas digunakan.
Pemeriksaan Lisensi
Penulis wajib memastikan bahwa lisensi mengizinkan publikasi digital, penyuntingan gambar apabila diperlukan, serta penggunaan komersial jika karya berpotensi diterbitkan menjadi buku atau produk lain. Gambar berlabel Editorial Use Only tidak boleh dipakai untuk promosi, iklan, sampul produk, atau kegiatan komersial.
Atribusi dan Caption
Setiap gambar dari internet harus mencantumkan nama kreator dan sumber pada kolom caption. Tautan gambar asli dan bukti lisensi harus disimpan apabila tersedia.
Foto: Ahmad Fauzan melalui Unsplash.
Ilustrasi: rawpixel.com melalui Freepik.
Gambar: John Smith melalui Wikimedia Commons, lisensi CC BY-SA 4.0.
Ilustrasi dibuat menggunakan Magnific AI oleh Nama Penulis.
Foto: Dokumentasi pribadi penulis.
Ketentuan Platform Gratis
Konten Freepik versi gratis umumnya mewajibkan atribusi sesuai keterangan pada halaman unduhan. Walaupun Unsplash, Pexels, atau Pixabay sering tidak mewajibkan kredit, ACSC tetap meminta pencantuman nama fotografer dan platform. Penulis wajib memeriksa lisensi setiap gambar.
Visual Buatan AI
Visual buatan AI harus diberi keterangan secara jujur dan tidak boleh disebut sebagai dokumentasi peristiwa nyata. Visual AI dilarang digunakan untuk memalsukan kejadian, merugikan seseorang, meniru karya tertentu secara tidak sah, atau menampilkan wajah anak dan orang lain tanpa izin yang layak.
Perlindungan Anak dan Privasi
Foto anak harus digunakan dengan izin orang tua, wali, sekolah, atau pihak berwenang. Foto tidak boleh memperlihatkan data pribadi sensitif, mempermalukan, mengeksploitasi, atau membahayakan anak.
Gambar yang Dilarang
ACSC menolak gambar yang melanggar hak cipta, tidak jelas sumbernya, memuat watermark pihak lain, berasal dari portal berita tanpa izin, mengandung konten terlarang, menampilkan data pribadi sensitif, atau dimanipulasi untuk menyebarkan informasi palsu.
Tanggung Jawab dan Pemeriksaan Editor
Penulis bertanggung jawab atas keaslian, izin, lisensi, dan atribusi gambar. Editor berhak meminta tautan sumber, bukti unduhan, bukti lisensi, atau izin pemilik. Jika sumber dan lisensinya tidak jelas, editor wajib meminta penggantian gambar atau menunda penerbitan karya.
Prinsip utama: ada sumber, ada izin atau lisensi, dan ada atribusi.
18Evaluasi Pedoman
Pedoman dievaluasi berkala mengikuti perkembangan literasi, teknologi, kebutuhan pengguna, dan hukum.
